Priangan - Portal Informasi Harga Pangan

Langkah kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas makro ekonomi sangat terkait erat dengan stabilitas harga terutama harga bahan pangan. Stabilitas harga bahan pangan juga merupakan indikator dari efisiensi ekonomi daerah yang pada akhirnya akan berpengaruh pada PDB dan kesejahteraan masyarakat.

Ketiadaan informasi harga bahan pangan yang jelas akan mempengaruhi efisiensi keputusan yang diambil oleh para pelaku ekonomi di tingkat nasional dan daerah. Saat ini masih banyak ditemui ketidakjelasan informasi harga bahan pangan mengingat para pelaku ekonomi menghadapi kesulitan untuk mencari acuan harga pasar bahan pangan, sehingga persepsi masyarakat acap kali lebih dipengaruhi pemberitaan yang kurang berimbang. Di tengah ketiadaan referensi harga pasar bahan pangan, para pedagang yang umumnya memiliki akses informasi yang lebih baik berpotensi untuk dapat menetapkan harga bahan pangan dengan margin keuntungan yang setinggi-tingginya atau berpotensi untuk melakukan aksi spekulasi. Akumulasi dari ekspektasi negatif masyarakat akibat adanya asymmetry information akan berpotensi meningkatkan laju inflasi.

Selain itu, pemangku kebijakan khususnya dalam Forum Koordinasi Pengendalian Inflasi (FKPI) Jawa Barat perlu menyusun langkah kebijakan yang cepat dan akurat dalam menstabilkan harga mengingat keterbatasan dalam penyediaan informasi harga, pasokan, stok, dan produksi yang terkini. Informasi yang tersedia saat ini lebih bersifat agregat provinsi sehingga menjadi hambatan dalam menyusun action plan seperti pelaksanaan operasi pasar, pasar murah, maupun percepatan raskin.

Sehubungan dengan hal tersebut, maka FKPI Jawa Barat merancang sebuah pusat informasi harga komoditas pangan yang terpercaya sehingga meningkatkan komunikasi kepada masyarakat yang meliputi informasi harga secara akurat dan terkini melalui PRIANGAN (Portal Informasi Harga Pangan).

Loading... sedang mengambil data...